IHSG Masih Mencari Pijakan Stabil di Kisaran 9.000
Recha Tiara Dermawan
12 January 2026 07:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan cenderung bergerak terbatas dan berpeluang mengalami konsolidasi dalam jangka pendek, seiring aksi ambil untung setelah indeks sempat menyentuh level psikologis 9.000 serta dipengaruhi sentimen global dan domestik.
Berdasarkan laporan SAPA MENTARI BRI Danareksa Sekuritas edisi 9 Januari 2026, IHSG pada perdagangan sebelumnya, Jumat (9/1/2026), sempat mencetak all time high intraday di level 9.002, sebelum berbalik melemah.
Pelemahan tersebut terjadi di tengah aksi taking profit, ketidakpastian global, serta defisit APBN 2025 yang melampaui target, meskipun investor asing masih mencatatkan net foreign buy sebesar Rp543 miliar.
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG berpeluang mengalami koreksi terbatas, dengan area support di kisaran 8.895-8.910 dan resistance di rentang 8.985-8.995.
“Pergerakan indeks selanjutnya akan menunggu rilis sejumlah data ekonomi, termasuk consumer confidence domestik, serta data Amerika Serikat seperti Non-Farm Payrolls dan tingkat pengangguran,” tulis riset tersebut, dikutip Senin (12/1/2026).




























