Logo Bloomberg Technoz

Saham Grup Bakrie Dominasi Pergerakan IHSG Sepekan

Artha Adventy
10 January 2026 19:15

Papan perdagangan saham di hari perdana pasar ekuitas di Indonesia, Jumat, 2 Januari 2026. Dimas Ardian/Bloomberg
Papan perdagangan saham di hari perdana pasar ekuitas di Indonesia, Jumat, 2 Januari 2026. Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan sepanjang perdagangan 5–9 Januari 2026 bahkan sempat menyentuh level 9.000 di perdagangan intraday. Saham Grup Bakrie seperti BUMI, BRMS, VKTR hingga DEWA mendominasi pergerakan indeks.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 2,16% secara mingguan, ditutup pada level 8.936,754, meningkat dari 8.748,132 pada pekan sebelumnya. Pada Rabu (7/1/2026), IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di 8.944,813, sementara sehari setelahnya, Kamis (8/1/2026), indeks sempat menembus level psikologis 9.000 secara intraday dengan puncak di 9.002,92.

Penguatan indeks didorong oleh 10 saham dengan kontribusi terbesar terhadap IHSG. Saham PT MD Pictures Tbk (FILM) menjadi kontributor utama dengan kenaikan harga 23,93% ke level Rp14.500/saham, menyumbang sekitar 23,08 poin terhadap IHSG dan memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp51,39 triliun.


Saham sektor mineral dan energi juga mendominasi daftar penopang indeks. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik ke posisi Rp8.150/saham atau sebesar 9,68%. Kenaikan ini berkontribusi 18,50 poin ke IHSG, diikuti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melonjak 16,02% ke level Rp462/saham dengan kontribusi 15,02 poin terhadap indeks.

Selanjutnya, emiten Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat 3,75% ke Rp9.475/saham dan menyumbang 14,42 poin, sementara PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik ke Rp1.230/saham atau 8,76% dengan kontribusi 13,77 poin ke IHSG.