Logo Bloomberg Technoz

IHSG Sepekan Catat Rekor di Tengah Sentimen AS-Venezuela

Artha Adventy
10 January 2026 11:15

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan sepanjang perdagangan 5–9 Januari 2026 dan menutup pekan di zona positif, disertai peningkatan aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Terlepas dari memanasnya hubungan Venezuela dan AS.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat 2,16% secara mingguan dan ditutup di level 8.936,754, naik dari posisi 8.748,132 pada pekan sebelumnya. Pada Rabu (7/1/2026), IHSG mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.944,813. Sehari kemudian, indeks juga sempat menembus level psikologis 9.000 secara intraday dengan puncak di 9.002,92.

Seiring dengan penguatan indeks, rata-rata volume transaksi harian BEI meningkat 48,08% menjadi 61,78 miliar lembar saham dari 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian juga naik 44,68% menjadi Rp31,45 triliun dari Rp21,74 triliun, sementara rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 42,74% menjadi 3,98 juta kali transaksi.


Kapitalisasi pasar BEI turut mengalami kenaikan sebesar 1,79% menjadi Rp16.301 triliun dibandingkan Rp16.014 triliun pada sepekan sebelumnya.

Dari sisi investor asing, pada perdagangan terakhir pekan ini tercatat beli bersih sebesar Rp2,56 triliun. Sepanjang tahun berjalan 2026, investor asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp3,1 triliun.