Harga Perak Merosot akibat Penyeimbangan Ulang Indeks Global
News
09 January 2026 06:00

Yihui Xie dan Jack Ryan - Bloomberg News
Bloomberg, Harga perak terpantau melemah untuk hari kedua berturut-turut seiring para investor bersiap menghadapi penyeimbangan ulang (rebalancing) tahunan pada indeks komoditas. Proses ini diperkirakan akan memicu penjualan kontrak berjangka senilai miliaran dolar AS dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, harga emas cenderung stabil setelah sempat menghapus pelemahan di awal sesi.
Logam putih ini sempat anjlok hingga 5,5%, melanjutkan penurunan hampir 4% pada sesi sebelumnya. Dana kelolaan pasif (passive tracking funds) mulai menjual kontrak berjangka logam mulia sejak Kamis (8/1) guna menyesuaikan bobot baru yang disyaratkan oleh indeks. Proses rutin ini menjadi sangat signifikan tahun ini bagi emas dan perak menyusul reli harga yang luar biasa sepanjang tahun lalu.
Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis perak pada Rabu mencatat arus keluar harian terbesar sejak Oktober, di tengah meningkatnya volatilitas. Perak dinilai lebih rentan terhadap penyeimbangan indeks dibanding emas. Citigroup Inc memperkirakan sekitar US$6,8 miliar kontrak berjangka perak dapat dijual untuk memenuhi persyaratan tersebut, setara dengan sekitar 12% dari total open interest di Comex.
Arus keluar dari kontrak berjangka emas diperkirakan akan mencapai jumlah yang kurang lebih sama, menurut Citi, berdasarkan estimasi dana yang melacak Bloomberg Commodity Index dan S&P Goldman Sachs Commodity Index. Penyeimbangan ini diperlukan menyusul lonjakan tajam bobot logam mulia dalam indeks acuan komoditas.
































