Dolar AS Perkasa di Tengah Pelemahan Harga Minyak, Emas, & Perak
News
03 February 2026 05:22

Ruth Carson, Vassilis Karamanis, dan Masaki Kondo—Bloomberg News
Bloomberg, Kurs dolar Amerika Serikat (AS)menguat, menandai kenaikan dua hari terbesar sejak April seiring dengan penurunan logam mulia dan data manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan.
Mata uang cadangan utama dunia ini menguat terhadap semua mata uang utama lainnya pada Senin, dan indeks dolar Bloomberg naik sekitar 1,2% dalam dua sesi terakhir.
Situasi ini adalah kenaikan terbesar sejak pasar terguncang oleh pengumuman Presiden Donald Trump tentang tarif besar-besaran 10 bulan lalu.
Emas dan perak mengalami penurunan pada Senin, memperpanjang tren yang sama dimana dimulai pekan lalu usai Trump mengumumkan akan menominasikan Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai pimpinan bank sentral AS atau Federal Reserve.





























