Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Soal Bea Cukai Segel Toko Emas Mewah: Barangnya 'Spanyol'

Pramesti Regita Cindy
24 February 2026 09:10

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Dok: kemenkeu.go.id
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Dok: kemenkeu.go.id

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait langkah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang kembali menyegel toko perhiasan mewah beberapa minggu terakhir karena dugaan pelanggaran kepabeanan. Terbaru, penyegelan dilakukan terhadap Toko Bening Luxury di Pluit, Jakarta Utara.

Menurut Purbaya, penyegelan dilakukan karena adanya indikasi ketidaksesuaian pembayaran bea masuk atas barang impor yang diperdagangkan. 

"Ya barangnya spanyol lah [separuh nyolong]. Artinya ada yang 100% [ada yang enggak bayar] Bea Cukai masuk. Ada yang [cuma bayar] 50%, ada yang 25% nanti dilihat sama Bea Cukai seperti apa," kata Purbaya kepada awak media di kantornya, Jakarta, dikutip Selasa (24/2/2026). 


Di sisi lain, ia mengaku belum menerima laporan resmi terkait total potensi kerugian negara dari kasus tersebut. Namun, pemerintah memastikan penindakan akan terus dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.

"Total kerugian belum saya dapat laporannya. Ke depan pasti akan kita lihat seperti apa," katanya.