Logo Bloomberg Technoz

Menkes: Iuran BPJS Perlu Disesuaikan

Dinda Decembria
24 February 2026 09:40

Ilustrasi BPJS Kesehatan
Ilustrasi BPJS Kesehatan

Bloomberg Technoz, Jakarta -Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut kondisi keuangan BPJS Kesehatan kembali mengalami tekanan dengan defisit tahunan mendekati Rp20 triliun. 

“BPJS itu sudah negatif setahunnya Rp20-an triliun, sudah hampir Rp20 triliun. Jadi memang tidak mungkin tarif BPJS itu tidak disesuaikan setiap lima tahun,” ujar Budi di YouTube BPJS Kesehatan, dikutip Selasa (24/2).

Ia menilai penyesuaian iuran menjadi keniscayaan karena adanya inflasi serta perluasan manfaat layanan yang terus dilakukan pemerintah.


Menurutnya, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara pertimbangan teknis dan dinamika politik. “Perkembangan dinamika antara realita teknis dan politis ini mesti kami jaga agar teknisnya jangan sampai rusak,” katanya.

Data keuangan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan fluktuasi antara pendapatan iuran dan beban klaim sejak awal penyelenggaraan. Pada 2014, pendapatan iuran tercatat Rp40,7 triliun dengan beban Rp42,7 triliun. Defisit berlanjut pada 2015 dengan iuran Rp52,8 triliun dan beban Rp57,1 triliun.