Lelang SUN Ramai, Tapi Investor Minta Bunga Mahal
Dian Sari Pertiwi
07 January 2026 07:08

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) kemarin (6/1/2026). Ini menjadi lelang surat utang perdana untuk 2026.
Minat pasar terhadap lelang awal tahun ini terlihat lebih tinggi daripada lelang terakhir 2025 pada 16 Desember lalu. Nilai permintaan yang masuk mencapai Rp90,96 triliun, naik 26,75% daripada incoming bids lelang SUN sebelumnya.
Meski terlihat ada perbaikan dari sisi serapan, tetapi agaknya permintaan besar pada lelang kemarin belum sejalan dengan kesediaan pemerintah membayar harga yang diminta pasar.
Misalnya, pada seri FR0106 bertenor 15Y, penawaran yang masuk mencapai Rp16,35 triliun, tetapi hanya dimenangkan Rp5,4 triliun dengan yield rata-rata 6,35%. Kemudian investor juga banyak meminati seri FR0108 bertenor 10Y, dengan penawaran Rp14,94 triliun, dengan yield rata-rata 6,07%. Seri ini hanya dimenangkan Rp7,3 triliun, dan bid-to-cover-ratio mencapai 2,05 kali.
Selain seri-seri bertenor jangka menengah, minat investor sebenarnya tertuju pada seri tenor pendek. Seperti seri SPN03260408 yang akan jatuh tempo pada 8 April tahun ini, dengan penawaran melonjak hingga Rp8,95 triliun tetapi hanya dimenangkan Rp1,750 triliun. Seri ini merupakan yang paling banyak diburu terlihat dari bid-to-cover-ratio mencapai 5,11 kali.



























