2025, Rupiah Jadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia
Dian Sari Pertiwi
30 December 2025 16:01

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tahun 2025 jadi masa yang begitu berat bagi mata uang Indonesia, rupiah. Ketidakpastian global, termasuk kebijakan bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), terus menekan laju rupiah. Belum lagi kondisi ekonomi dan politik domestik yang membuat pasar khawatir karena ketidakpastian yang dinilai tinggi.
Berada dalam posisi terjepit, rupiah sempat berada di posisi terendah sejak krisis ekonomi melanda Asia era 1998 dan 1999.
Kinerja rupiah sempat terpuruk pada akhir kuartal-I 2025 dan menembus Rp16.620/US$ pada 25 Maret. Lalu terus mengalami pelemahan hingga menyentuh Rp16.870/US$ pada 24 April.
Pada masa krisis 1998, rupiah sempat tembus di level tertinggi Rp16.650/US$. Artinya pada tahun ini level itu telah terlampaui kembali.
Pelemahan rupiah terjadi cukup dalam di tahun ini lantaran pasar khawatir terhadap kebijakan fiskal Presiden Prabowo Subianto yang cenderung kontroversial dan mengedepankan program populis, salah satunya anggaran jumbo untuk Makan Bergizi Gratis (MBG).




























