Logo Bloomberg Technoz

Lelang SUN Lesu Saat Kebutuhan Fiskal Meningkat

Redaksi
19 February 2026 07:45

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pelaku pasar menyambut dingin lelang Surat Utang Negara (SUN) yang berlangsung kemarin (18/2/2026), tercermin dari turunnya permintaan lewat penawaran masuk. 

Melansir dokumen informasi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), total penawaran masuk hanya mencapai Rp63,06 triliun, turun sebanyak 17,66% dari lelang sebelumnya pada (3/2/2026) yang mencapai Rp76,59 triliun. 

Rendahnya permintaan pasar di tengah kebutuhan fiskal yang meningkat membuat pemerintah tak punya banyak pilihan. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan justru menaikkan jumlah yang dimenangkan dari lelang sebelumnya sebesar Rp36 triliun menjadi Rp40 triliun. 


Dengan kenaikan jumlah yang dimenangkan ini membuat bid-to-cover ratio juga ikut merosot ke 1,58 kali dari sebelumnya 2,13 kali. Hal ini mengindikasikan ruang tawar pemerintah terhadap investor makin menyempit. 

Data hasil lelang SUN juga menunjukkan adanya penurunan minat terlihat dari Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dengan permintaan anjlok sebesar 51,79% dari lelang sebelumnya Rp11,98 triliun menjadi Rp5,78 triliun.