Logo Bloomberg Technoz

Deretan 10 Saham Paling 'Dijauhi' Investor Asing Sepanjang 2025

Muhammad Julian Fadli
28 November 2025 16:13

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Investor asing terus mencatat aksi jual bersih (net sell) dalam tiga hari berturut–turut mencapai Rp3,5 triliun hingga perdagangan Jumat (28/11/2025) di tengah sentimen eksternal yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset dalam hingga sempat menyentuh 8.497 hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, secara year to date (ytd) investor asing mencatatkan net sell hingga Rp43,11 triliun pada perdagangan saham pasar reguler. Berseberangan jauh dengan laju tersebut, secara year to date IHSG berhasil mencatatkan penguatan mencapai 20% ytd.

IHSG Year to Date Sepanjang Tahun 2025 (Bloomberg)

Sentimennya, IHSG sepanjang 2025 dipengaruhi kondisi eksternal dan makro ekonomi global, termasuk sebab dari penutupan pemerintahan AS terpanjang sepanjang sejarah yang dipertegas Presiden Donald Trump. Kombinasi dari sentimen risk–off yang menguat di pasar global, ditambah kehati–hatian laju pemangkasan bunga The Fed membuat asing gamang bertahan di pasar saham.


Depresiasi nilai tukar rupiah juga jadi sebab– dalam keputusan investor asing, Kurs Rupiah Jisdor berada di level Rp16.661 per dolar AS data 28 November, melemah 3,35% year to date. Akibatnya, investor asing mencatatkan jual bersih di pasar saham.

Sejauh ini terdapat 10 emiten yang paling gencar 'dijauhi' investor asing sepanjang tahun 2025.