Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

IHSG Merah, Saham Amman (AMMN) Terpeleset 5%

Muhammad Julian Fadli
28 November 2025 13:18

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,33% di posisi 8.517,98 pada perdagangan Sesi I, Jumat (28/11/2025). Indeks bergerak fluktuatif sejak pagi hari tadi dengan saham Amman Mineral Internasional (AMMN) jadi pemberat.

Sepanjang perdagangan Sesi I, IHSG melaju dengan volatilitas intensitas tinggi sejak pembukaan dengan sempat ada di zona hijau dan merah dengan cepat. Adapun rentang pergerakan terjadi di 8.572,35 sampai dengan terendahnya 8.513,41.

Penutupan IHSG Sesi I pada Jumat 28 November 2025 (Bloomberg)

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp10,78 triliun dari sejumlah 25,11 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 1,4 juta kali jual–beli. Tercatat masih ada penguatan 254 saham, dan sebanyak 346 saham terjadi pelemahan. Sisanya 207 saham stagnan.


Saham–saham teknologi, saham barang baku, dan saham keuangan menjadi sebab pembalikan arah IHSG dengan melemah 1,86%, 1,01%, dan 0,61%, disusul oleh melemahnya saham transportasi sebesar 0,27%. Sedang, saham—saham kesehatan mengalami pelemahan 0,08%.

Terpelesetnya IHSG yang begitu dalam merupakan efek secara langsung dari jatuhnya sejumlah saham big caps, terutama bobot saham Grup Salim, yaitu Amman Mineral Internasional yang drop 5,76% ke posisi Rp6.550/saham, hingga menekan 12,73 poin yang mempengaruhi pergerakan IHSG mencapai 45,68%.