Logo Bloomberg Technoz

Tony menerangkan perusahaan akan menambah pompa yang berada di area tambang terbuka Grasberg untuk menyedot material basah jika terjadi longsor serupa.

Tony menjelaskan seluruh proses perbaikan tersebut diprediksi memakan waktu 3—6 bulan, sehingga tambang GBC diprediksi baru dapat beroperasi secara minimal pada Maret 2027.

“Jadi ini sudah dilakukan secara komprehensif, dan bersama-sama dengan kementerian ESDM,” klaim dia.

Sebagai catatan, Freeport-McMoRan Inc. (FCX) mengungkapkan akan mempercepat kegiatan pemulihan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), yang sebelumnya berhenti beroperasi gegara longsor material basah.

Induk usaha PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berbasis di Arizona, Amerika Serikat (AS) itu menargetkan tambang GBC mulai beroperasi secara bertahap pada kuartal II-2026.

Sementara itu, manajemen FCX menyampaikan dua tambang PTFI yang tidak terdampak longsor, yakni Big Gossan dan Deep Mill Level Zone (DMLZ), sudah mulai produksi sejak akhir Oktober 2025.

“Tim kami berkomitmen untuk memulihkan produksi skala besar dengan biaya rendah di Grasberg secara aman, efisien, dan bertanggung jawab,” kata Presiden dan Chief Executive Officer FCX Kathleen Quirk dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan rencana pemulihan bertahap dan peningkatan produksi atau ramp up, FCX memperkirakan produksi tembaga dan emas PTFI dari kawasan mineral Grasberg pada 2026 akan serupa dengan volume perkiraan 2025, yaitu sekitar 1,0 miliar pon tembaga dan 0,9 juta ons emas.

FCX memperkirakan produksi PTFI akan meningkat sepanjang tahun 2026 dan 2027 dengan produksi rata-rata tahunan sekitar 1,6 miliar pon tembaga dan 1,3 juta ons emas untuk periode 2027—2029.

Sementara itu, PTFI mengungkapkan smelter tembaga perusahaan di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, Jawa Timur baru kembali beroperasi pada triwulan II-2026.

Hal tersebut terpaksa dilakukan usai smelter baru PTFI itu berhenti produksi gegara kurangnya pasokan konsentrat tembaga imbas longsor di tambang GBC.

Manajemen Freeport menjelaskan tingkat utilitas atau ramp up operasi smelter Manyar telah mencapai 70% pada Agustus 2025, tetapi produksi smelter tersebut harus distop sementara usai longsor di GBC terjadi pada awal September 2025.

“Jadi smelter baru di Manyar di Gresik juga ini, sementara ini sampai akhir tahun masih belum berproduksi lagi Pak. Belum berproduksi lagi dan rencana baru akan mulai produksi pada triwulan kedua 2026,” kata Tony dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Senin (24/11/2025).

Lebih lanjut, saat ini terdapat dua tambang Freeport yang kembali beroperasi yakni Big Gossan dan Deep Mill Level Zone (DMLZ). Dua tambang tersebut dapat memproduksi 70.000 ton konsentrat per hari atau setara 30% dari total kapasitas produksi tambang sebesar 210.000 ton per hari.

(azr/wdh)

No more pages