Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Melemah Sendiri di Asia Hari Ini, Loyo ke Rp16.727/US$

Muhammad Julian Fadli
13 November 2025 18:47

Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah ditutup melemah, mempertegas rentang Rp16.700-an/US$ pada penutupan perdagangan hari ini, menandainya pelemahan hari ke–tiga berturut–turut.

Pada Kamis (13/11/2025), US$ 1 setara dengan Rp16.727 kala penutupan pasar spot. Rupiah terdepresiasi 0,14% dibanding hari sebelumnya.

Rupiah Ditutup Melemah 0,14% pada Kamis 13 November 2025 (Bloomberg)

Pelemahan rupiah terjadi sendiri, bersama rupee India dan dolar Taiwan yang melemah tipis 0,03% dan 0,02% pada penutupan perdagangan hari ini, di tengah penguatan mayoritas mata uang valuta Asia.


Baht Thailand berhasil memimpin penguatan dengan keberhasilan menguat 0,66%, disusul oleh Won Korea Selatan dan peso Filipina yang menguat 0,38% dan 0,29%. Kemudian, yuan offshore dan yuan China juga menguat, disusul oleh ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, dan dolar Hong Kong yang masing–masing terapresiasi 0,21%, 0,21%, 0,15%, 0,07%, 0,05%, dan 0,01%.

Mata Uang Asia vs Dolar AS (Bloomberg)

Pelemahan rupiah berlangsung ketika indeks dolar AS mulai melandai, setelah sempat menyentuh 99,547 pada perdagangan pagi tadi, penguatan the greenback sejatinya susut ke 99,262 pasca Presiden Donald Trump menandatangani Undang–Undang untuk menyudahi penutupan (shutdown) pemerintah terlama dalam sejarah AS, usai terjadinya kebuntuan 43 hari.