Logo Bloomberg Technoz

13 Emiten Antre IPO di BEI, Mayoritas Aset Menengah

Artha Adventy
09 November 2025 09:30

IDX Bursa Efek Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg)
IDX Bursa Efek Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 13 perusahaan masih berada dalam pipeline pencatatan saham per 7 November 2025. Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari perusahaan skala menengah dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan bahwa dari 13 calon emiten tersebut, dua perusahaan memiliki aset kecil di bawah Rp50 miliar, enam perusahaan berskala menengah, dan lima perusahaan tergolong besar dengan aset di atas Rp250 miliar.

“Sampai dengan awal November 2025, terdapat 13 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Mayoritas berasal dari sektor keuangan dan industri, dengan variasi aset yang cukup beragam,” ujar Nyoman.


Adapun berdasarkan klasifikasi sektor, calon emiten tersebut terdiri dari dua perusahaan sektor basic materials, satu consumer cyclicals, satu consumer non-cyclicals, empat financials, dua industrials, dua technology, dan satu transportation & logistic.

Sejak awal tahun hingga 7 November 2025, 24 perusahaan baru telah tercatat di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp15,21 triliun. Jumlah tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.