Surplus Berlanjut, Nikel Diramal Tetap Tertekan Harga pada 2026
Azura Yumna Ramadani Purnama
07 November 2025 10:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Analis komoditas memprediksi pergerakan harga nikel dunia pada 2026 cenderung serupa seperti tahun ini atau tetap berada di bawah tekanan, sebab surplus pasokan nikel global diperkirakan berlanjut tahun depan.
Analis komoditas dan Founder TradingIndo menyatakan surplus pasokan nikel berpotensi terjadi lagi tahun depan, didorong oleh produksi di Indonesia.
Tingginya produksi nikel Indonesia diprediksi terjadi seiring dengan beroperasinya sejumlah smelter seperti yang direncanakan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).
Dia memproyeksi target resistance yang akan diuji berada di rentang US$16.000—US$16.750 per ton.
Akan tetapi, terdapat potensi harga nikel dunia masih berada di level US$15.000/ton hingga jatuh ke level US$14.000 /ton jika terjadi perubahan kebijakan produksi nikel di Indonesia atau perlambatan signifikan dalam penjualan sektor kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).































