Sementara itu, ekspor non-migas ke Amerika Serikat mencapai US$23,03 miliar, atau 11,53% dari total keseluruhan ekspor Indonesia di periode Januari hingga September 2025. Ekspor Indonesia didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik yang berkontribusi sebesar US$4,25 miliar. Angka ini ekuivalen dengan 18,45% dari total keseluruhan ekspor Indonesia ke AS.
Sementara itu, ekspor pakaian dan aksesorisnya (rajutan) mencatatkan kontribusi sebesar US$2,09 miliar atau setara dengan 9,09% dari total ekspor Indonesia ke negeri Paman Sam. Ekspor alas kaki punya kontribusi sebesar US$2,06 miliar atau ekuivalen dengan 8,96% dari total ekspor Indonesia ke AS.
Ekspor non-migas Indonesia ke India mencapai US$14,02 miliar atau sebesar 7,02% dari keseluruhan ekspor RI di sepanjang Januari hingga September 2025, yang utamanya disumbang oleh bahan bakar mineral yang berkontribusi sebesar US$4,12 miliar atau ekuivalen dengan 29,42% dari total keseluruhan ekspor RI ke India .
Sementara itu, lemak dan minyak nabati/hewani menempati peringkat kedua ekspor RI ke negara ini dengan nilai ekspor sebesar US$2,84 miliar atau sebesar 20,29%. Besi dan baja juga menjadi penopang ekspor RI ke India dengan total ekspor sepanjang Januari hingga September 2025 sebesar US$1,22 miliar atau ekuivalen dengan 8,67% dari total ekspor RI ke India.
(ell)


























