Selain isu penyesuaian free float, pasar juga akan fokus pada keputusan suku bunga The Fed dan rilis kinerja emiten Kuartal III–2025 sebagai katalis berikutnya.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MAPA, UNTR, MBMA, dan BBYB.
Senada, Phintraco Sekuritas memaparkan, investor menanti realisasi laporan keuangan Kuartal III–2025 dan membaiknya perekonomian domestik pada Kuartal IV–2025. Sebelumnya, BBCA mencatatkan kinerja yang solid, BBNI cenderung mengalami tekanan disisi biaya dana sehingga menekan laba, dan BMRI juga mencatatkan penurunan laba seiring dengan meningkatnya beban provisi dan beban lain-lain di 3Q25.
“Secara teknikal, IHSG break low MA–20 di level 8.117 dengan kenaikan volume transaksi. Stochastic RSI juga mengalami death cross di pivot area, dengan MACD membentuk penyempitan negative slope. Sehingga, IHSG berpotensi uji level psikologis 8.000 pada Selasa,” mengutip riset Phintraco.
Faktor positif juga berasal dari meningkatnya optimisme pasar akan tercapai kesepakatan dagang antara AS–China yang membantu mencegah terjadinya perang dagang. Sementara itu ekspektasi akan penurunan suku bunga The Fed pada pekan ini meningkat seiring dengan data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.
AS dan China menyusun kerangka kesepakatan dagang), menandai kemajuan besar dalam menyelesaikan sengketa dagang saat ini dan menyingkirkan risiko eskalasi lebih lanjut menjelang batas waktu 1 November.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ADMR, BBYB, MAPA, ARTO, dan GGRM.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya Bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu kecemasan investor terhadap wacana penyesuain free float saham yang masuk MSCI serta terkoreksi cukup dalamnya harga emas berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.960–7.800 dan resistance 8.275–8.430,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham BBYB, BBCA, HMSP, TLKM, AADI, dan MAPI.
Sementara itu, sentimen ruang penurunan saham konglomerasi seiring dengan perubahan regulasi MSCI, serta melemahnya nilai tukar rupiah, jadi sentimen pemberat IHSG pada perdagangan hari ini.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan kembali melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.
IHSG kembali bergerak di zona merah, setelah menghadapi uji resistance 8.288–8.406.
Stochastic death cross di area oversold. Critical level berada pada MA–50 di 7.969. Jika IHSG melemah lagi, maka ada kemungkinan melanjutkan pelemahan menuju support 7.806–7.911.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AVIA, SMRA, dan TKIM.
(fad)





























