Adapun target support terdekat adalah Rp 16.595/US$. Penembusan di titik ini berisiko membawa rupiah melemah ke arah Rp 16.600-16.635/US$.
Sentimen Penggerak Rupiah
Di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF), rupiah belum banyak bergerak. Pagi ini, rupiah dijual di Rp 16.599/US$ di pasar NDF untuk tenor sebulan.
Sementara dolar AS bergerak menguat. Kemarin, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,37% ke 98,954.
Indeks ini sudah menguat tiga hari beruntun. Selama tiga hari tersebut, Dollar Index bertambah 0,63% secara point-to-point.
Namun sepertinya sentimen domestik bisa menjadi ‘bahan bakar’ bagi laju penguatan rupiah. Arus modal mengalir deras ke pasar keuangan Tanah Air.
Kemarin, Kementerian Keuangan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN). Penawaran yang masuk tercatat Rp 117,5 triliun, dan dimenangkan Rp 28 triliun.
Di pasar saham, investor asing membukukan beli bersih (net buy) Rp 1.34 triliun. Ini menjadi salah satu penopang kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 1,84% kemarin.
(aji)




























