Logo Bloomberg Technoz

Luhut Usul Bentuk Family Office di Bali, Purbaya Ogah Guyur APBN

Sultan Ibnu Affan
14 October 2025 08:24

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak akan mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk mengembangkan proyek Indonesia Financial Centre (IFC) sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bali, termasuk family office.

Family office merupakan skema layanan keuangan yang ditujukan untuk mengelola kekayaan ultra high-net-worth individuals atau investor kakap global agar menanamkan dananya di Indonesia.

Rencana ini sebelumnya telah mencuat cukup lama yang juga digagas oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Purbaya juga mengaku hingga saat ini belum mengerti konsep proyek tersebut.


"Saya sudah dengar lama, tapi biar saja. Kalau DEN bisa bangun sendiri, ya bangun saja sendiri. Saya anggarannya tidak akan dialihkan ke sana. Saya fokus," ujarnya kepada wartawan di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kamis (13/10/2025) malam.

Dalam perencanaan penyusunan konsep proyek tersebut, Purbaya juga menyebut tak pernah diajak berdiskusi, termasuk diminta memberi masukan atau sumbangsih pemikiran proyek yang direncanakan bakal dibangun di Pulau Bali itu.