Tetapi, dia menggarisbawahi akan tetap mendukung langkah DEN tersebut jika pada akhirnya akan dieksekusi melalui program pendanaan APBN, dengan syarat alokasi harus tepat sasaran dan tidak bocor.
"Kalau alokasi anggaran tepat, nanti pas pelaksanaannya tepat waktu, tepat sasaran dan nggak ada yang bocor. Saya belum ngerti konsepnya. Saya nggak terlibat, kalau mau saya doain," tutur dia.
Bloomberg News sebelumnya melaporkan lingkaran utama Istana Kepresiden disebut tengah menyusun Rancangan Undang-Undang untuk diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dengan kemungkinan pembahasan berlangsung sebelum akhir tahun.
Bahkan, Presiden Prabowo Subianto disebut telah memberikan dukungan terhadap usulan yang akan memodelkan Bali seperti Gujarat International Finance Tec-City (GIFT City) di India dan Dubai International Financial Centre (DIFC) di Uni Emirat Arab.
Kawasan tersebut dirancang guna menawarkan insentif pajak dan regulasi, birokrasi minimal guna mengatasi persoalan yang selama ini dianggap rumit oleh investor asing. Dengan kata lain, pemerintah akan menerapkan kerangka hukum yang berbeda, yang akan ramah bisnis.
(lav)



























