Logo Bloomberg Technoz

BKPM: Bisnis Sepatu Mulai Beralih dari Padat Karya ke Padat Modal

Muhammad Fikri
11 October 2025 16:00

Pengunjung melihat produk alas kaki di salah satu gerai PT Sepatu Bata Tbk (BATA), Jakarta, Kamis (9/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat produk alas kaki di salah satu gerai PT Sepatu Bata Tbk (BATA), Jakarta, Kamis (9/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan mengungkapkan adanya potensi pergeseran karakter industri alas kaki di Indonesia, dari yang semula berbasis padat karya (tenaga kerja) menjadi semi padat modal (teknologi/kapital).

"Industri alas kaki ini memang masih padat karya, tapi tidak tertutup kemungkinan karena perkembangan teknologi itu lebih bagus, dia juga akan mulai masuk ke ranah yang semi-semi padat kapital juga," kata Nurul Ichwan di Jakarta, Sabtu (11/10/2025)

Menurutnya, penggunaan kapital atau teknologi menjadi salah satu cara perusahaan untuk bertahan dan meningkatkan daya saing di tengah ketatnya kompetisi merek alas kaki di Indonesia.


Ia menjelaskan, di masa lalu, negara seperti China menjadi sangat kompetitif karena upah tenaga kerja yang murah. Namun, seiring waktu, biaya tenaga kerja di China telah meningkat, sehingga industri yang sangat berbasis tenaga kerja kini mulai berkurang di sana.

Tren ini dapat menjadi latar belakang analisis bagi Indonesia. Adopsi teknologi dapat membantu industri alas kaki nasional untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.