Logo Bloomberg Technoz

"Karena dengan menggunakan kapital ataupun teknologi bisa jadi itu salah satu cara mereka untuk survive berkompetisi dengan merek-merek yang lain," pungkasnya.

Potensi pergeseran ini menunjukkan bahwa meskipun investasi di sektor padat karya masih penting, industri juga harus bersiap untuk mengintegrasikan teknologi guna menghadapi tantangan pasar global dan model bisnis yang terus berubah.

Sebelumnya, produsen alas kaki legendaris, BATA, resmi memutuskan untuk menghentikan kegiatan usaha produksi alas kaki. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Kamis, 25 September 2025 lalu.

“Menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk menghapus kegiatan usaha industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari,” tulis manajemen BATA dalam keterbukaan informasi.

Direksi juga diberikan kuasa penuh untuk menindaklanjuti dan menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar (AD) perusahaan sehubungan dengan perubahan tersebut.

(ell)

No more pages