Ketiga, terkait perombakan (reshuffle) orang-orang yang diduga dekat dengan Jokowi dari Kabinet Merah Putih serta yang masih bertahan. Sekadar catatan, Prabowo baru saja mencopot Budi Arie Setiadi dari jabatannya sebagai Menteri Koperasi. Budi merupakan Ketua Umum Projo, relawan pendukung utama Jokowi dalam Pemilihan Umum 2014–2019 dan 2019–2024.
Keempat, membicarakan mengenai dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran maju dalam Pemilu 2029.
Namun, kata Lili, keempat hal tersebut hanya merupakan kemungkinan. Apalagi, pemerintah tidak memberikan informasi lengkap mengenai topik pembahasan di antara Prabowo dan Jokowi.
"Kita hanya bisa berspekulasi kunjungan Jokowi ke Presiden Prabowo tersebut karena tidak ada konferensi pers atau memberikan informasi isi dari pertemuan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pertemuan yang berlangsung selama dua jam antara Prabowo dan Jokowi membahas banyak topik mengenai masalah-masalah kebangsaan, termasuk memberikan masukan untuk beberapa hal ke depan. Kendati demikian, Prasetyo enggan memberikan elaborasi lengkap mengenai topik pertemuan itu.
"Banyak [pembahasan]. Hal yang pertama memang silaturahmi di antara dua pemimpin Presiden ke-7 dan Presiden ke-8," ujar Prasetyo kepada awak media, Minggu (5/10/2025).
Menurut Prasetyo, pertemuan seperti itu normal dilakukan oleh Prabowo dan Jokowi. Prasetyo mengatakan Prabowo akan mengunjungi Jokowi bila tengah melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah. Hal serupa juga dilakukan Jokowi yang memang tengah berada di Jakarta dan menemui Prabowo.
"Kalau Pak Prabowo berkesempatan ke Jawa Tengah, beliau yang sowan atau mampir. Kebetulan Pak Presiden ke-7, Pak Jokowi ada di Jakarta. Ya sudah, janjian ketemu waktunya makan siang," ungkapnya.
Sebelumnya, ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah mengonfirmasi adanya pertemuan tersebut. Menurut Syarif, pertemuan hanya dilakukan empat mata antara Jokowi dan Prabowo dan berlangsung selama dua jam.
"Pertemuan berlangsung hampir dua jam, pertemuan dilakukan hanya empat mata," ujar Syarif saat dihubungi.
(dov/ros)






























