Logo Bloomberg Technoz

Reaksi Pasar Kala BI Tak Terduga Pangkas Bunga, IHSG & SUN Reli

Redaksi
17 September 2025 14:43

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Reli harga saham dan surat utang di pasar domestik makin tak terbendung ketika Bank Indonesia secara mengejutkan memangkas lagi suku bunga acuan BI rate sebanyak 25 basis poin menjadi 4,75%, pada pertemuan Rapat Dewan Gubernur bulan September yang digelar dua hari ini.

Keputusan hari ini menjadi penurunan BI rate dua bulan beruntun, menunjukkan aksi agresif bank sentral melonggarkan moneter. Siklus pelonggaran yang sudah dimulai sejak setahun terakhir itu, membawa pemangkasan BI rate sebanyak 150 bps sejauh ini.

Berdasarkan pantauan realtime data Bloomberg, Rabu (17/9/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan menyentuh level 8.002, mencerminkan kenaikan 0,58% dibanding posisi penutupan hari sebelumnya. 


Sedangkan harga obligasi negara juga makin melesat terindikasi dari penurunan tingkat imbal hasil alias yield makin rendah. Mengacu data Bloomberg pada pukul 14:59 WIB, yield tenor terpendek 1Y terpangkas hingga 6,1 bps menyentuh level 5,155%. Sedangkan tenor 2Y turun 4,5 bps di level 5,153%.

Tenor 5Y yield-nya turun 7,9 bps ke level 5,505%, lalu tenor 4Y juga turun 8,2 bps di posisi 5,333%.