BI Kembali Kurangi SRBI Demi Dorong Likuiditas di Pasar
Sultan Ibnu Affan
17 September 2025 14:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali melakukan pengurangan peredaran Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Ini adalah instrumen operasi moneter penarik dana asing jangka pendek, untuk melonggarkan likuiditas di pasar.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan BI menurunkan volume lelang dan posisi SRBI. Hingga 15 September total posisi SRBI tercatat Rp716,62 triliun. Pada 15 Agustus lalu posisi SRBI mencapai Rp720,01 triliun.
“BI juga melakukan ekspansi likuiditas moneter melalui penurunan SRBI dari Rp916,97 triliun pada awal tahun 2025 menjadi Rp716,62 triliun pada 15 September 2025,” ungkap Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Perry menambahkan untuk memperkuat ekspansi likuiditas moneter, BI juga melakukan pembelian SBN dari pasar sekunder. Aksi pembelian SBN ini juga bentuk sinergi peran moneter dan fiskal.
“Hingga September 2025, BI sudah beli SBN dari pasar sekunder mencapai Rp217,1 triliun di pasar sekunder dan program dengan pemerintah,” terang Perry.






























