Logo Bloomberg Technoz

BI Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%, Berbeda dari Konsensus

Sultan Ibnu Affan
17 September 2025 14:38

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat Pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (19/2/2025). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat Pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (19/2/2025). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali memangkas level suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basispoin (bps) dari 5% ke level 4,75% pada September 2025, berbeda dari proyeksi konsensus pasar. 

Hal tersebut merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode September yang digelar pada 16-17 September 2025. 

Dengan keputusan ini, bank sentral telah memangkas suku bunga acuan selama dua bulan berturut-turut, dan secara akumulasi telah menurunkan BI Rate sebanyak lima kali dengan total 125 basispoin (bps) sepanjang tahun ini.


"Suku bunga Deposit Facility turut dipangkas sebesar 50 bps menjadi 3,75%, dan suku bunga Lending Facility turun sebesar 25 bps menjadi 5,5%," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hari ini, Rabu (17/9/2025).

Sebelumnya, konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg dengan melibatkan 35 analis/ekonom hingga Selasa (16/9/2025) pagi, menghasilkan median proyeksi di 5%. Artinya, BI Rate ditahan, tidak ke mana-mana.