Logo Bloomberg Technoz

Sebagaimana diketahui, BI memutuskan untuk menurunkan level suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps di level 5% dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Bulanan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 19-20 Agustus 2025.

The Fed Diproyeksi Pangkas Suku Bunga Acuan 50 Bps

Senada dengan Dian, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro memproyeksi The Fed akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 bps hingga akhir 2025.

Menurut Andry, The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunga hingga 3,5% pada 2026 dan ke 3,25% pada akhir periode, sehingga rata-rata suku bunga jangka panjang akan berada di kisaran 3%.

"Nah dengan kondisi yang demikian kita melihat review dari pidato Jerome Powell kemarin terkait dengan outlook ekonomi Amerika Serikat dan juga kemudian outlook inflasi di Amerika Serikat, terjadi opportunity, ya ada opportunity bahwa The Fed itu akan memangkas suku bunga acuannya," jelas Andry.

Sebelumnya, Gubernur Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic menyatakan bahwa ia masih melihat hanya satu kali pemangkasan suku bunga sebagai langkah yang tepat tahun ini. Namun, ia juga menyoroti bahwa perkembangan di pasar tenaga kerja “berpotensi mengkhawatirkan” dan perlu diawasi.

“Itu masih posisi saya saat ini,” kata Bostic pada Kamis (21/8/2025) dalam sebuah acara yang diselenggarakan Kamar Dagang Metro Atlanta, merujuk pada proyeksi bulan Juni. “Tapi saya ingin menekankan bahwa di dunia saat ini, setiap perkiraan memiliki rentang ketidakpastian yang luas,” ujarnya. “Saya tidak terpaku pada satu angka tertentu.”

(ell)

No more pages