Kalender Ekonomi: Cadangan Devisa, Inflasi, dan Suku Bunga
Redaksi
06 April 2026 08:04

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pekan ini, pasar akan diwarnai data inflasi penting dari Amerika Serikat (AS), pertemuan para negara produsen minyak (OPEC+), serta keputusan suku bunga Bank of Korea.
OPEC+ kemungkinan akan menyetujui peningkatan produksi minyak dengan menaikkan kuota untuk Mei.
Dari kawasan Asia, bank sentral India, Korea Selatan, dan Selandia Baru diproyeksikan akan menahan suku bunga acuan, sementara Singapura diperkirakan akan mengetatkan kebijakan moneternya.
Dari China, pertumbuhan angka kredit kemungkinan mencatatkan angka lebih baik dari perlambatan yang terjadi pada Februari. Begitu juga dengan data inflasi diperkirakan menunjukkan penguatan awal tekanan harga, dengan produsen kembali ke zona positif setelah periode penurunan panjang. Sedangkan inflasi konsumen diperkirakan sedikit melambat setelah lonjakan akibat libur pada Februari.
Taiwan, Thailand, dan Filipina akan memaparkan data inflasi. Data inflasi Filipina diperkirakan naik ke 3,2% secara tahunan, lantaran lonjakan harga minyak. Sementara inflasi Thailand diperkirakan kembali positif 0,35% setelah terjadi deflasi, pemicunya adalah kenaikan harga minyak.































