Menurutnya, saat ini food tray untuk MBG memang harus impor, dikarenakan produksi dalam negeri tidak bisa memenuhi.
Food tray untuk program Makan Bergizi Gratis diimpor dari beberapa negara, seperti, China, Jepang dan Korea Selatan.
“Karena produsen dalam negeri tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan sampai akhir tahun ini,” tambahnya.
Isu terkait food tray MBG mengandung lemak babi pertama kali diberitakan salah satu media. Dalam investigasinya, food tray tersebut terlihat dilapisi oleh cairan yang diduga mengandung lemak babi dan dibuat di China namun dilabeli SNI (Standar Nasional Indonesia). Padahal itu melanggar peraturan WTO, dan belum mendapatkan label halal.
(spt/del)
No more pages




























