RMKE Pertahankan Profitabilitas Saat Kondisi Pasar Menantang

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT RMK Energy Tbk (RMKE), perusahaan logistik batubara yang berbasis di Sumatera Selatan, mencatatkan kinerja positif pada semester pertama tahun 2025. Di tengah kondisi pasar batubara yang menantang, RMKE tetap menunjukkan ketahanan melalui pertumbuhan pendapatan jasa dan efisiensi operasional yang signifikan.
Hingga akhir Juni 2025, RMKE berhasil memuat sebanyak 3,7 juta ton batubara. Capaian ini mencerminkan konsistensi operasional perusahaan meskipun terdapat penurunan permintaan global dan tekanan harga. Volume jasa batubara memang turun secara moderat sebesar 5,2% secara tahunan (YoY), yang disebabkan oleh cuaca ekstrem. Namun, efisiensi operasional meningkat, dengan rata-rata waktu bongkar muat kereta tercatat hanya 03:09 jam per kereta — jauh di bawah batas waktu yang ditetapkan oleh PT KAI.
Secara keuangan, RMKE membukukan pendapatan usaha dari segmen jasa yang tumbuh sebesar 3,5% YoY, kendati total pendapatan usaha mengalami penurunan 53,5% akibat melemahnya kontribusi penjualan batubara. Laba kotor perusahaan tercatat sebesar Rp146,5 miliar, dengan segmen jasa menyumbang 75,2%. Sementara itu, laba bersih mencapai Rp87,6 miliar.
Presiden Direktur PT RMK Energy Tbk, Vincent Saputra, menyatakan bahwa perusahaan tetap fokus menjaga kinerja di tengah gejolak industri.
“Meskipun pasar batubara sedang menghadapi tantangan yang signifikan, RMKE tetap fokus pada pengoptimalan operasi dan diversifikasi pendapatan. Kemampuan kami untuk mempertahankan rasio keuangan yang kuat, meningkatkan pendapatan jasa, dan efisiensi operasional menunjukkan komitmen kami untuk memberikan nilai kepada para pemangku kepentingan, bahkan dalam kondisi yang sulit,” ujarnya.
Lebih lanjut, RMKE mencatatkan pertumbuhan ekuitas sebesar 4,2% yang didorong oleh peningkatan margin. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) tetap terjaga pada level 0,16 kali, sementara jumlah utang keuangan berhasil ditekan hingga 34,3%. Hal ini menjadi indikasi komitmen perusahaan terhadap stabilitas dan kesehatan keuangan jangka panjang.






























