Logo Bloomberg Technoz

Tarif AS Akan Kikis Laba Industri China, Picu PHK hingga Bangkrut

News
21 July 2025 08:10

Buruh pabrik China. (Dok: Bloomberg)
Buruh pabrik China. (Dok: Bloomberg)

Katia Dmitrieva - Bloomberg News

Bloomberg, Sebagian besar industri di China tidak akan mampu bertahan dari tarif Presiden Donald Trump dengan tingkat saat ini, menurut analisis terbaru Bloomberg Economics.

Tarif yang ditetapkan saat ini sekitar 40% dibandingkan dengan margin laba industri rata-rata sekitar 14,8% pada tahun 2024.


Berdasarkan temuan analis Chang Shu, David Qu, dan Maeva Cousin, selisih tersebut bakal memicu pemotongan harga yang lebih besar, melemahkan laba, dan—dalam skenario terburuk—pemutusan hubungan kerja (PHK) dan potensi gelombang kebangkrutan dan penutupan usaha.

Banyak industri China tidak akan mampu bertahan menghadapi tarif 40%. (Bloomberg)

Di antara industri yang paling berisiko adalah tekstil, peralatan TI dan komunikasi, serta manufaktur furnitur. Dari 33 sektor industri yang dianalis, hanya lima yang memiliki margin laba lebih tinggi dari tingkat tarif. Sektor-sektor tersebut meliputi farmasi, tembakau, serta ekstraksi minyak dan gas.