Izin dan Premanisme Jadi Tantangan UMKM di Indonesia
Merinda Faradianti
11 June 2025 19:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyebut berbagai tantangan yang dihadapi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Seperti, belum adanya sektor UMKM prioritas, proses perizinan yang sulit, hingga adanya tindakan premanisme dari pihak-pihak lain.
"Tantangannya UMKM di Indonesia itu banyak sekali. Yang paling banyak adalah ease of doing business [Kemudahan dalam melakukan bisnis] itu dari UMKM kecil sampai besar. Karena Indonesia itu untuk bikin usaha, ngurusin izinnya waktunya lama, mahal. Terus banyak aturan, kaget-kagetan keluar gitu," kata Wakil Ketua Bidang UMKM dan Koperasi APINDO, Arief Budiman saat ditemui di Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Kemudian, Arief juga menyoroti cara komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha. Ia mencontohkan seperti pengurusan label halal di komoditas yang akan di ekspor.
"Saya mau ngurus untuk ekspor saja saya harus minta izin keperdagangan untuk ekspor. Saya minta izin, bagian BPOM-nya bilang ini harus halal. Padahal negara penerima nggak peduli. Tapi dia harus ngurus sesuatu yang di negara tujuan nggak perlu. Jadi kayak halal seperti ini masih terjadi, beda penafsiran di Indonesia," jelasnya.
Karena tantangan tersebut, kata Arief, membuat iklim kemudahan bisnis UMKM di Indonesia tidak mudah dicapai.
































