RI Bisa Serap 4,4 Juta Pekerja, Manfaatkan Ekonomi Sirkular
Redaksi
07 November 2026 19:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan transformasi menuju ekonomi sirkular (circular economy) membuka peluang penciptaan jutaan lapangan kerja baru di Indonesia.
Peluang tersebut, kata dia, muncul seiring perubahan model industri dari pola ekonomi linear yang menghasilkan limbah menjadi ekonomi sirkular yang mengoptimalkan pemanfaatan kembali bahan baku dan produk agar memiliki nilai tambah.
“Circular economy ini sebenarnya sudah lama kita dengar. Esensinya adalah bagaimana kita menghilangkan waste atau limbah melalui recycle, reuse, atau intervensi terhadap materialnya sehingga limbah semakin kecil dan semakin sedikit. Ini menjadi peluang,” ujar Yassierli saat menyampaikan keynote speech pada Industrial Engineering Festival of Cirebon (IEFC) ITB 2026, di Kampus ITB Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Yassierli, potensi ekonomi sirkular di Indonesia cukup besar. Ekonomi sirkular berpotensi menambah 4,4 juta tenaga kerja hingga 2030, serta memberikan tambahan produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp638 triliun.
Potensi tersebut, lanjut dia, terutama berada pada sektor pangan, plastik kemasan, elektronik, konstruksi, dan tekstil.






























