"Jadi ini mereka membangun persepsi seolah-olah kita ada urusannya dengan penyadapan. Bagaimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan, sementara saya juga disadap?” kata Bahlil.
Bahlil menyanggah kabar yang beredar dan menyebut bahwa sekitar tiga jam sebelum jenderal petinggi Polri itu ditangkap, ada pertemuan dengan ketua partai, yang salah satunya menyasar kepada dirinya.
Dia memperingatkan pihak-pihak yang membuat narasi kabar tersebut, seraya meminta untuk membuktikannya langsung kepada aparat penegak hukum. Bahlil menilai para pihak tersebut hanya memanfaatkan ruang demokrasi secara berlebihan.
(ain)
No more pages



























