Saham perusahaan tersebut turun hingga 2,7% pada awal perdagangan. Namun, sejak awal tahun, sahamnya telah menguat sekitar 20%.
Informasi keamanan obat tersebut sebenarnya telah mencantumkan risiko tumor yang berkaitan dengan kemungkinan penyisipan materi genetik dari terapi gen ke dalam DNA pasien.
Tanpa pengobatan menggunakan Zolgensma, anak-anak dengan bentuk SMA paling parah umumnya mengalami gagal napas saat masih berusia balita. Terapi gen yang diberikan satu kali ini membantu mencegah kondisi tersebut sekaligus memungkinkan bayi mencapai tonggak perkembangan, seperti mampu duduk tanpa bantuan.
Meski kabar ini akan menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga yang anaknya telah menerima obat tersebut, organisasi amal SMA di Inggris, Spinal Muscular Atrophy UK, menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penting untuk melihat laporan tersebut secara proporsional.
“Lebih dari 6.000 anak di seluruh dunia telah menerima Zolgensma, sementara jumlah kasus yang dilaporkan dan dikonfirmasi masih tergolong kecil,” demikian pernyataan organisasi tersebut.
(bbn)































