Logo Bloomberg Technoz

BPOM Temukan 100 Klinik Promosikan Terapi Sel, Ini Aturannya

Dinda D
13 October 2026 19:50

Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Sumber: BPOM)
Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Sumber: BPOM)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperketat pengawasan terhadap produk terapi medis tingkat lanjut atau Advanced Therapy Medicinal Products (ATMP), termasuk terapi sel dan terapi genetik.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, pengawasan terhadap terapi berbasis biologi perlu diperkuat untuk memastikan keamanan, kualitas, dan khasiat produk yang digunakan dalam pelayanan kesehatan. Menurut dia, inovasi pengobatan tetap perlu didukung, tetapi harus mengikuti standar yang berlaku.

"Jelas sekali tugasnya Badan POM memberi jaminan keamanan, memberi jaminan kualitas, dan memberi jaminan khasiat dalam tujuan perlindungan masyarakat, perlindungan konsumen secara keseluruhan," ujar Taruna di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/10).


Taruna menjelaskan lebih dari 100 klinik di Indonesia yang ditemukan mempromosikan layanan terapi sel, terapi genetik, nanoterapi, hingga precision medicine.

Dari penelusuran yang dilakukan, sekitar 34 pihak telah mengajukan fasilitas laboratorium atau tempat produksi kepada BPOM. Namun, fasilitas yang diperiksa tersebut belum seluruhnya memenuhi persyaratan.