Logo Bloomberg Technoz

PERDAGANGAN KOMODITAS

Pasar Nikel Global Waswas, Sorot Isu Penyadapan Presiden di RI

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 November 2026 13:30

Besi kasar nikel./Bloomberg-Kiyoshi Ota
Besi kasar nikel./Bloomberg-Kiyoshi Ota

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pelaku pasar nikel global tengah mewaspadai perkembangan situasi politik dan keamanan di Indonesia usai terdapat dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto oleh eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo hingga pengerahan pasukan militer dalam jumlah besar ke wilayah Jakarta.

Shanghai Metals Market (SMM) melaporkan situasi politik dan keamanan di Indonesia tersebut berpotensi meningkatkan kekhawatiran pasar terkait dengan stabilitas pasokan nikel.

Belum lagi, terdapat rencana pemangkasan kuota produksi bijih nikel lebih tajam dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027.


Kendati begitu, SMM mencermati laporan penambahan pasukan militer ke wilayah Jakarta dilaporkan tak berkaitan dengan kasus penyadapan tersebut. 

“Dari perspektif logika perdagangan, [Indonesia] sebagai pemasok nikel yang penting, ketidakpastian politik di Indonesia dapat memperkuat kekhawatiran pasar terkait dengan stabilitas pasokan, yang diperparah dengan ekspektasi pengetatan kuota RKAB,” tulis SMM dalam risetnya, Kamis (5/11/2026).

Truk melaju di sepanjang jalan akses tambang nikel milik PT Hengjaya Mineralindo di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah./Bloomberg-Dimas Ardian