Logo Bloomberg Technoz

Menperin Ungkap Update Rencana Insentif Mobil Hybrid

Ibnu Affan
05 November 2026 13:10

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji. (Ibnu/Bloomberg Technoz)
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji. (Ibnu/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan tindak lanjut rencana perluasan pemberian insentif otomotif yang semula hanya unutk battery electric vehicle (BEV), kini diperluas juga ke hybrid dan plug-in electric vehicle (PHEV).

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan proses pembahasan hingga saat ini masih dalam tahap pengambilan pandangan masing-masing pemangku kepentingan yang terlibat seperti Kementerian ESDM hingga Kementerian Keuangan.

"Kita lagi mempertemukan perspektif, bermacam-macam perspektif dengan Kementerian ESDM, dengan Kementerian Perekonomian, dengan Kementerian Keuangan. Tidak bisa perspektif industri saja," ujar Sarmuji kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/11/2026).


Secara paralel, Sarmuji mengatakan pemerintah juga terus membahas hal tersebut bersama industri otomotif. Salah satunya dengan Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesa (Periklindo) yang akan bertemu dalam waktu dekat.

Sebelum itu, beberapa waktu lalu Kemenperin juga telah menerima audiensi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo.