Perhatian investor tertuju pada perkembangan sentimen global, khususnya hasil Pemilu sela di Amerika Serikat (AS) yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump dan sentimen risiko pasar. Pasar juga akan menantikan rilis data tenaga kerja dan aktivitas ekonomi AS sepanjang pekan ini.
Secara teknikal, IHSG mengalami breakdown setelah menembus support 4.962 dan membentuk bearish candle dengan posisi penutupan dekat level terendah harian. MACD masih negatif dan melebar ke bawah, dengan garis MACD (-292) berada di bawah signal line (-265), sementara harga jauh di bawah MA20 (5.482).
“Kondisi ini mengindikasikan tren bearish masih dominan,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas,
Support berikutnya berada di 4.830–4.761. Peluang technical rebound tetap ada setelah koreksi tajam, tetapi area 4.962–5.000 kini menjadi resistance yang perlu direbut kembali untuk memperbaiki momentum.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MPMX, INDF, dan ASII.
Lebih jauh, melansir Phintraco Sekuritas, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 menjadi 5,4–5,5% dari proyeksi sebelumnya di 5,6–6%. Hal ini mencerminkan meningkatnya tekanan eksternal terhadap prospek ekonomi domestik.
Revisi ini berpotensi membatasi optimisme investor terhadap prospek laba emiten, terutama sektor yang sensitif terhadap daya beli dan aktivitas ekonomi, seperti konsumer, ritel, dan properti.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi akan menguji level 4.650–4.750 jika support di 4.900 tidak mampu menahan penurunan lebih lanjut,” mengutip Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah MAPI, ICBP, UNVR, PGAS, dan ULTJ.
CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, melemahnya mayoritas harga komoditas, berlanjutnya aksi jual investor asing dan perkembangan dinamika politik di dalam negeri diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 4.730–4.560 dan resistance 5.080–5.250,” tulis riset CGS International.
Saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham MAPI, INTP, KLBF, JSMR, WIIM, dan TINS.
Panin Sekuritas menyematkan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tekanan outflow terkait dengan potensi downgrade MSCI, melemahnya komoditas, serta kembali melemahnya nilai tukar rupiah. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MAPI, ANTM, dan PSAB.
(fad/aji)



























