PASOKAN ENERGI
Pembangkit PLN & Swasta Butuh 173,83 Juta Ton Batu Bara pada 2027
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 November 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) mengungkapkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pelat merah dan swasta membutuhkan sekitar 173,83 juta metrik ton (mt) batu bara pada 2027.
Plh. Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menjelaskan pembangkit Grup PLN membutuhkan batu bara sekitar 83,84 juta mt, sementara produsen listrik swasta atau independent power producer (IPP) membutuhkan batu bara sekitar 75,99 juta mt.
“Jadi sebenarnya tahun depan itu kira-kira kebutuhan kita 174 juta ton batu bara. Itu terdiri dari medium rank coal [MRC], ini sekitar 89 juta ton. [Batu bara] yang low rank ini punya 76 juta ton,” kata Rakhmad dalam diskusi di Minerba Convex 2026, Selasa (3/11/2026).
Secara terperinci, Rakhmad menjelaskan kebutuhan batu bara PLTU Grup PLN terdiri atas; batu bara kualitas sedang (MRC) sebanyak 51,6 juta mt; batu bra kualitas rendah atau low rank coal (LRC) 37,72 juta mt; dan batu bara kualitas tinggi atau high rank coal (HRC) sekitar 8,51 juta mt.
Sementara itu, kebutuhan batu bara untuk pembangkit IPP terdiri atas MRC sejumlah 37,54 juta mt dan LRC 38,45 juta mt.





























