PERTAMBANGAN
ESDM Masih Belum Berencana Kontrol Produksi Bauksit via RKAB
Azura Yumna Ramadani Purnama
03 November 2026 19:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan hingga saat ini belum berencana mengontrol produksi bijih bauksit melalui rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB), padahal cadangan bijih bauksit diramal habis pada 2040 seiring masifnya hilirisasi bauksit.
Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Ditjen Minerba Kementerian ESDM Cecep Mochammad Yasin menyatakan kementerian justru berharap hilirisasi bauksit dapat dikembangkan lebih masif lagi.
Dia menyebut kuota produksi bijih bauksit dalam RKAB dipatok sekitar 30–40 juta metrik ton (mt), tetapi kerap tak terealisasi sesuai kuota.
“Kalau untuk bauksit enggak ada kebijakan untuk mengendalikan produksi, kan kita mengalahkan hilirisasi lebih advance lagi. Jadi untuk bauksit enggak ada arahan untuk mengendalikan produksi,” kata Cecep kepada awak media di sela Minerba Convex 2026, Selasa (3/11/2026).
Analis komoditas memprediksi cadangan terbukti bijih bauksit Indonesia bakal habis pada 2040 hingga 2042, seiring dengan ekspansi besar-besaran fasilitas pengolahan alumina dan peleburan aluminium.






























