Logo Bloomberg Technoz

Suahasil menyebut bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus berfungsi sebagai shock absorber dengan memberikan  subsidi, kompensasi, perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan dan berbagai program penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, Suahasil menyebut bahwa investasi diperkirakan tumbuh kuat seiring dengan proyek hilirisasi dan pembangunan infrastruktur dalam program prioritas pemerintah yang tengah berlangsung. 

“Sementara itu konsumsi pemerintah didukung oleh percepatan belanja dan penyaluran bantuan sosial,” kata Suahasil.

Sementara itu, dari sisi eksternal pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan didorong kinerja ekspor non-migas yang semakin meningkat. Pemerintahpun mendorong untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga dan permintaan komoditas ekspor.

Suahasil juga menyebut bahwa kinerja positif perekonomian juga didukung oleh beberapa indikator ekonomi antara lain penjualan mobil dan motor yang tumbuh tinggi masing-masing 28,1% secara yoy.

Selain itu, Suahasil juga mengatakan bahwa  PMI Manufaktur juga masih melanjutkan ekspansi dari level 52 di bulan September menjadi 54 di bulan Oktober.

(ell)

No more pages