Logo Bloomberg Technoz

Airlangga Soal Tarif Resiprokal Tak Kunjung Rampung: Tunggu AS

Redaksi
28 October 2026 09:10

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Bloomberg Technoz/Merinda)
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Bloomberg Technoz/Merinda)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pembahasan terkait perjanjian perdagangan resiprokal (Agreement on Reciprocal Trade/ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) hampir rampung.

Namun, pemerintah belum dapat memastikan target penyelesaian pembahasan tersebut karena masih menunggu respons dari AS.

“Belum [ada target penyelesaian], kita masih nunggu dari Amerika,” kata Airlangga di kantornya di Jakarta, Rabu (28/10/2026) usai pertemuannya dengan US ASEAN Business Council.


Airlangga mengatakan, salah satu isu yang masih dibahas adalah excess capacity atau kelebihan kapasitas produksi. Sementara itu, produk padat karya Indonesia disebut memperoleh tarif sebesar 10% dari negara adidaya tersebut.

“Produk Indonesia yang labor intensif itu kan dapat tarifnya 10%, tinggal kita mendiskusikan mengenai excess capacity, dan mudah-mudahan tidak dalam waktu lama lagi ini akan bisa diselesaikan,” sebutnya.