Logo Bloomberg Technoz

AS Setujui Penjualan Rudal Patriot untuk Ukraina

News
31 October 2026 09:30

Sistem rudal pertahanan udara Patriot AS di Bandara Rzeszow-Jasionka di Jasionka, Polandia, pada Senin, 9 Januari 2023. (Damian Lemański/Bloomberg)
Sistem rudal pertahanan udara Patriot AS di Bandara Rzeszow-Jasionka di Jasionka, Polandia, pada Senin, 9 Januari 2023. (Damian Lemański/Bloomberg)

Iain Marlow - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintahan Donald Trump telah menyetujui penjualan rudal Patriot senilai US$2,1 miliar atau setara Rp21,7 triliun kepada Ukraina. Sebelumnya, Ukraina sempat menuduh AS menunda pengiriman rudal pencegat pertahanan udara yang sangat penting tersebut.


Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah menyetujui penjualan militer luar negeri sebanyak 500 unit rudal Patriot paling canggih, yang diproduksi oleh Lockheed Martin Corp., beserta suku cadang, logistik, dan dukungan.


Persetujuan ini diberikan setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa AS telah menunda pengiriman rudal Patriot yang membantu militernya mempertahankan diri dari rudal balistik Rusia yang menargetkan kota-kota dan infrastruktur energi.

Zelenskyy telah berulang kali menyoroti menipisnya persediaan rudal pencegat yang sangat penting tersebut, dan awal pekan ini ia secara pribadi meminta Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk menyetujui pengiriman rudal tersebut ke Kyiv dari negara-negara lain.