Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup Menguat 0,79%, Berkat Data Ekonomi RI Solid

Muhammad Julian Fadli
02 November 2026 17:38

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) solid di zona hijau hingga penutupan perdagangan, menguat 0,79% di posisi 5.096 pada Senin (2/11/2026). Sentimen surplus neraca perdagangan Indonesia yang mencapai US$3,36 miliar, jauh melampaui ekspektasi pasar, jadi katalisnya.

Indeks LQ45 juga menguat, dengan terapresiasi 0,54% di posisi 517,88. Sementara Kurs Rupiah justru ditutup melemah 0,1% di level Rp18.150/US$ pada tutup perdagangan.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 2 November 2026 (Bloomberg)

Berdasarkan Bursa Efek Indonesia (BEI), data perdagangan memperhitungkan total transaksi hari ini mencapai Rp12,42 triliun, dari sejumlah 35,4 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,45 juta kali diperjualbelikan.


Sepanjang perdagangan pagi hingga siang tadi IHSG terus menerus tergelincir di zona merah, namun menjelang penutupan perdagangan Indeks Komposit berhasil berbalik arah hingga menembus zona hijau dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 4.981 sampai dengan tertingginya 5.125.

Tercatat ada penguatan 315 saham, dan masih ada 285 saham terjadi pelemahan. Sisanya 118 saham stagnan.