BI: Kenaikan BI Rate 25 Bps, Turunkan Pertumbuhan Ekonomi 0,1%
Pramesti Regita Cindy
29 September 2026 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkap alasan tidak menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate meski bank sentral Amerika Serikat (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuannya.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi pertumbuhan ekonomi domestik.
Sehingga berdasarkan asesmen BI, kenaikan BI-Rate sebesar 25 basis poin dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi sekitar 0,1%. Jelasnya, BI menilai kenaikan suku bunga justru berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi.
"Kalau BI-Rate naik 25 basis poin, maka economic growth itu akan turun 0,1%. Misalnya economic growth-nya 5,4%, [maka] dia jadi 5,3%," kata Destry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI dikutip Selasa (29/9/2026).
Di sisi lain, ia menilai asesmen ini menjadi salah satu pertimbangan BI dalam menentukan arah kebijakan moneter terlebih ia menilai inflasi domestik masih terkendali, sementara ekonomi Indonesia masih bergerak di bawah level potensial.































