BI Akui Tak Fokus Intervensi Rupiah di Pasar Spot: Gerus Cadev
Pramesti Regita Cindy
28 September 2026 17:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengakui tidak lagi mengutamakan intervensi rupiah melalui pasar spot karena langkah tersebut dapat menguras cadangan devisa (cadev) secara langsung.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan porsi intervensi melalui pasar spot kini hanya sekitar 30% dari total intervensi BI di pasar valuta asing (valas). Sisanya dilakukan melalui instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan Non-Deliverable Forward (NDF).
"Intervensi yang mahal itu adalah melalui sport melalui spot sekarang jumlahnya sudah tinggal sekitar 30% dari total intervensi yang kami lakukan," kata Destry dalam paparan Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Destry menjelaskan BI sebelumnya lebih banyak mengandalkan intervensi spot karena bank sentral dapat langsung menjual dolar AS untuk meredam tekanan terhadap rupiah.
Namun, BI kemudian mengembangkan penggunaan DNDF dan NDF sebagai instrumen intervensi.































