Iran Pesimistis Deal Hormuz Tercapai Sebelum Pemilu Sela AS
News
29 September 2026 07:00

Fiona MacDonald, Salma El Wardany, Alex Wickham dan Samy Adghirni - Bloomberg News
Bloomberg, Sejumlah pejabat Iran secara tertutup menyatakan pesimistis terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Washington untuk mengakhiri permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz sebelum pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada November mendatang, menurut sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut.
Iran dan AS hanya mencatat sedikit kemajuan dalam perundingan di New York pada pekan lalu, yang berlangsung di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Republik Islam Iran menilai konflik berpeluang besar semakin meluas setelah pemungutan suara pada 3 November mendatang, menurut sejumlah sumber tersebut. Beberapa di antaranya telah menerima pengarahan dari pejabat Iran. Mereka meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas masalah sensitif.
Pejabat Iran secara konsisten menyatakan kesediaan untuk menempuh jalur diplomasi. Namun, mereka tidak memercayai pemerintahan Presiden AS Donald Trump akan mematuhi ketentuan dalam kesepakatan apa pun yang tercapai. Gedung Putih juga memiliki tingkat ketidakpercayaan serupa terhadap Teheran. Trump sebelumnya bahkan menyatakan keraguannya bahwa kesepakatan dapat dicapai sebelum pemilu sela.
Pada Senin (28/9), Trump mengatakan kepada wartawan bahwa perwakilan AS telah menjalin komunikasi dengan para mediator ketika ditanya mengenai perundingan dengan Iran. Namun, ia menolak menjelaskan hal-hal yang telah dibahas.




























