Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Parkir di Zona Merah, IHSG Terbeban Saham-saham Ini

Muhammad Julian Fadli
21 September 2026 13:11

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,27% di posisi 6.423 pada perdagangan Sesi I, Senin (21/9/2026). Indeks Komposit sempat tergelincir 0,78% menuju level terendah 6.388.

IHSG bergerak melemah sejak perdagangan pagi tadi dengan penurunan terdalam menyentuh 6.388. Laju sempat tertahan dengan posisi tertinggi tercatat 6.451.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 21 September 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan terbilang Rp5,74 triliun. Sepanjang pagi–siang hari terdapat 14,28 miliar saham yang didominasi tekanan jual.


Tercatat hanya ada penguatan di 329 saham, dan 291 saham terjadi pelemahan. Sisanya, 168 saham stagnan.

Saham–saham infrastruktur, saham konsumen primer, dan saham keuangan menjadi pendorong pelemahan IHSG dengan koreksi 0,41%, 0,37%, dan 0,19%. Sejumlah saham yag menjadi pemberat IHSG antara lain:

  1. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengurangi 8,19 poin
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengurangi 4,43 poin
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengurangi 3,71 poin
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengurangi 2,93 poin
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengurangi 2,46 poin
  6. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 1,94 poin
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengurangi 1,49 poin
  8. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengurangi 1,02 poin
  9. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengurangi 0,99 poin
  10. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengurangi 0,96 poin